Mahasiswa

Mengenal Nama-Nama Gelar Sarjana di Indonesia

Written by Muhammad Artfanton
· 1 min read >
nama nama gelar sarjana

Setiap orang yang telah lulus dari jenjang pendidikan di sebuah Universitas dan Perguruan Tinggi pasti memiliki nama-nama gelar sarjana. Setip jurusan memiliki gelar sendiri-sendiri begitu juga dengan tingkatan pendidikan yang ditempuh.

1. Diploma

Yang pertama adalah mengenal nama gelar dari lulusan diploma. Mereka yang menempuh diploma paling lama tiga tahun lamanya. Adapun gelar nya untuk diploma satu adalah Ahli Pratama (A.P), untuk diploma dua Ahli Muda ( A.Ma) dan diploma tiga Ahli Madya ( A.Md ).

2. Sarjana

Di Indonesia lulusan sarjana terbagi menjadi dua kelompok, lulusan sarjana dari universitas negeri dan yang kedua dari perguruan tinggi swasta. Meski demikian keduanya memiliki gelar yang sama memakai S di depannya. Sebagai contoh Sarjana Agama, maka gelar yang diberikan (S.Ag), Sarjana Pendidikan ( S.Pd), Sarjana Teologi Islam (S.Th.I), Sarjana Sastra ( S.S), Sarjana Ekonomi (S.E), Master Of Music ( M.Mus) dan masih banyak lagi lainnya karena macam-macam jurusan kuliah sehingga banyak gelar sarjana yang digunakan.

3. Magister

Untuk gelar dari Magister biasanya diberi huruf ataupun inisial M di depan gelarnya. Misalnya saja Magister Administrasi Pendidikan maka gelarnya M.A.Pd, Magister Akuntansi (M.Ak.), Magister Biomedik (M. Biomed) , dan seterusnya.

Berbeda dengan Indonesia, di Luar negeri nama-nama gelar sarjana tentu berbeda. Negara lain menggunakan gelar Bechelor bagi mereka yang telah lulus di bangku kuliah. Seperti, Bechelor of Arts (B.A), Bechelor of Education (B.E)

Namun, sebagai catatan penting yang harus kamu ketahui tentang gelar seseorang sehingga tidak keliru dikemudian hari. Gelar ini sring disalah artikan oleh orang awam dan biasanya salah juga dala m penulisan yakni gelar Doktor dan dokter dan Doktor Honoris Causa

Doktor atau biasa disebut dengan Doktor memiliki jenjang pendidikan yang lebih tinggi (S3), sedangkan gelar dokter (dr) merupakan gelar profesionalitas untuk seseorang yang menempuh pendidikan kesehatan. Sedangkan Doktor Honoris Causa merupakan gelar yang diberikan seseorang yang telah berkarya di bidang kesehatan.

Contoh penulisan gelar Doktor pada seseorang “ Dr. Anita Suteja”, dokter dalam bidang kesehatan “ dr. Anisa Suteja” dan Doktor Honoris Causa “ DR. Anisa Suteja”. Meski terlihat sedikit membingungkan namun mudah untuk dibedakan.

Penulisan Gelar

Perlu diperhatikan bahwa penulisan nama gelar sarjana pada seseorang harus diperhatikan EYD yang tepat. Penempatan tanda titik, koma dan penulisan huruf besar harus jelas dan benar. Pastikan menulis tanda koma nama belakang, atau nama marga sebelum menggunakan gelar. Masih banyak lagi nama-nama gelar sarjana dari berbagai jurusan kuliah di dalam negeri maupun luar negeri. Selalu perhatikan penyebutan dan penulisan nama, dan gelar sarjana seseorang dengan benar agar tidak menimbulkan kesalahan terlebih jika dalam sebuah acara formal tentu dapat menjadi masalah nantinya

Leave a Reply